Apa Yang Bisa Dilakukan Dengan Sistem Operasi BlackBerry?

0 komentar


BlackBerry adalah perangkat selular yang memiliki kemampuan layanan push e-mail, telepon, sms, menjelajah internet dan berbagai kemampuan nirkabel lainnya. Penggunaan gadget canggih ini begitu fenomenal belakangan ini, sampai menjadi suatu kebutuhan untuk fashion. BlackBerry pertama kali diperkenalkan pada tahun 1997 oleh perusahaan Kanada, Research In Motion (RIM). Kemampuannya menyampaikan informasi melalui jaringan data nirkabel dari layanan perusahaan telepon genggam hingga mengejutkan dunia. Sistem Operasi BlackBerry adalah sistem operasi yang hanya digunakan oleh smartphone BlackBerry buatan RIM.

Perusahan telekomunikasi asal Kanada, Reserch in Motion (RIM), mengembangkan perangkat komunikasi bergerak. Awalnya produk mereka adalah memproduksi layanan penyeranta (Pager) dua arah, namun dalam perkembangannya perusahaan ini membuat terobosan baru dengan menciptakan pearangkat BlackBerry yang terkenal dengan layanan push-email, dan sekarang BlackBerry berubah menjadi smartphone yang memiliki berbagai fungsi seperti GPS, internet mobile, serta dapat mengakses Wi-Fi. RIM sebagai developer untuk sistem operasi BlackBerry telah mengeluarkan sistem operasi baru dengan salah satu aplikasi yang tertanam didalamnya adalah Document to Go versi trial buatan DataViz, suatu aplikasi yang memiliki fungsi office seperti Word to Go dan Presenter to Go yang otomatis memiliki Sheet to Go sebagai aplikasi Spreadsheet BlackBerry yang belakangan muncul dan langsung menjadi trend rupanya makin berusaha mencuri pangsa pasar yang dahulunya dikuasai oleh Windows Mobile. Bahkan kabarnya saking trend-nya BlackBerry di pasar Indonesia, peluncuran ponsel pintar dari sebuah vendor besar yang menggunakan Symbian 3rd Edition malah kalah gaungnya.

RIM (Research In Motion) selaku pengembang sistem operasi yang digunakan oleh ponsel pintar BlackBerry menyediakan sistem operasi multi-tugas (multi-tasking operating system - OS) bagi BlackBerry yang memungkinkan penggunaan secara intens dari sebuah alat . OS menyediakan dukungan bagi MIDP 1.0 dan WAP 1.2. Versi sebelumnya memungkinkan sinkronisasi nirkabel melalui e-mail dan kalendar Microsoft Exchange Server dan juga e-mail Lotus Domino. Sementara OS 4 yang terbaru merupakan pelengkap dari MIDP 2.0 dan memungkinkan aktivasi nirkabel lengkap dan sinkronisasi dengan e-mail, kalendar, daftar tugas, catatan dan buku telepon, serta tambahan dukungan bagi Novell GroupWise and Lotus Notes.

Dengan sistem operasi pada BlackBerry yang kita pakai, menjadikan Wi-Fi sebagai media sinkronisasi. Salah satu kelemahan terbesar BlackBerry adalah media sinkronisasi, tapi dengan sistem operasi BlackBerry terbaru, yaitu BlackBerry 6, masalah tersebut akan diatasi dengan baik. Jaringan Wi-Fi pada BlackBerry memungkinkan untuk melakukan singkronisasi dari komputer atau laptop (tentunya harus mempunyai Wi-Fi adapter).

Sistem operasi pada BlackBerry menggunakan layanan online yang sudah tersedia terpisah dari koneksi 2G/3G hand phone biasa, maka koneksi ke internet selalu tersedia dan hampir bisa dikatakan tidak pernah terputus karena operator menyediakan bandwidth khusus untuk akses ke server RIM. Karena selalu online itulah, seperti halnya SMS dan voice, BlackBerry memungkinkan aplikasi sosial maupun komunikasi elektronik lainnya bisa digunakan secara realtime. Dengan menggunakan BlackBerry, kita dapat berkomunikasi dengan rekan kita melalui SMS, voice, e-mail, Yahoo! Messenger, Facebook Mail, Facebook Chat, BlackBerry Messenger (BBM), Twitter dan sebagainya secara realtime seperti kita menggunakan SMS.

Selain itu, sistem operasi BlackBerry terintegrasi dengan jaringan sosial yang sedang nge-trend saat ini. Salah satu fitur yang dinanti adalah Social Feed. Social Feed adalah aplikasi yang memungkinkan pengguna menggabungkan Facebook, Twitter dan BBM (BlackBerry Messager) untuk meng-update status secara bersamaan.

Dengan sistem operasi BlackBerry, kita bisa menjadikan hand phone sebagai GPS. GPS adalah singkatan dari Global Positioning System yang merupakan sistem navigasi satelit. GPS memudahkan kita untuk melihat posisi di mana kita berada, atau sejenis peta berjalan.


Referensi :
1. http://id.wikipedia.org/wiki/BlackBerry (diakses 26 Februari 2011)
2. http://mardhu.blogspot.com/2011/02/sistem-operasi-pada-handphone.html
(diakses 26 Februari 2011)
3. http://adampisan.wordpress.com/2011/01/17/12-kelebihan-kekurangan-blackberry/
(diakses 26 Februari 2011)
4. http://justhayu.blogspot.com/2010/02/mengenal-sistem-operasi-pada-komputer_15.html (diakses 26 Februari 2011)
5. http://www.budhie-nugra.co.cc/2011/02/kelebihan-dan-kekurangan-os-smartpnone.html (diakses 26 Februari 2011)
6. http://uniqpost.com/1631/apa-itu-sistem-operasi-blackberry-6/ (diakses 26 Februari 2011)
Read More »»  

Resensi Sistem Operasi Windows Vista

0 komentar
Dalam ilmu komputer, Operation System (OS) atau yang lebih dikenal dengan Sistem Operasi adalah perangkat lunak sistem yang bertugas untuk melakukan kontrol dan manajemen perangkat keras serta operasi-operasi dasar sistem. Dalam pengertian lain, Sistem Operasi adalah kumpulan perintah dasar yang digunakan dan mengoperasikan komputer. Dengan kata lain, sistem operasi menjadi penghubung antara software aplikasi komputer dengan hardware, sehingga software tersebut dapat mengakses hardware dengan baik.

Salah satu sistem operasi keluaran Microsoft Windows adalah Windows Vista. Windows Vista adalah sistem operasi berbasis grafis dari Microsoft yang digunakan pada komputer pribadi (PC), baik untuk pengguna rumahan maupun bisnis, pada laptop, maupun media center. Sebelum diumumkan dengan nama Windows Vista pada 22 Juli 2005, sistem operasi ini lebih dikenal dengan codename Longhorn (berasal dari nama Longhorn Saloon, sebuah bar terkenal di Whistler, British Columbia, Kanada).

Microsoft meluncurkan Windows Vista pada 8 November 2006 untuk pengguna bisnis, dan 30 Januari 2007 untuk pengguna rumahan. Dengan demikian, peluncuran Windows Vista ini berjarak lebih dari lima tahun sejak peluncuran Windows XP pada 25 Oktober 2001.

Secara umum, Sistem Operasi terdiri dari beberapa bagian :
1. Mekanisme Boot (meletakkan karnel kedalam memori), pada saat komputer dihidupkan. Hal yang dilakukan adalah meletakkan karnel Sistem Operasi kedalam memori komputer, sehingga Sistem Operasi berjalan dan siap digunakan.
2. Karnel, merupakan softwere utama dari Sistem Operasi untuk mengakses hardwere komputer secara aman.
3. Command Interpreter, bertugas membaca input dari pengguna.
4. Pustaka-pustaka, menyediakan kumpulan fungsi dasar dan standar yang dapat dipanggil oleh aplikasi lain.
5. Driver, berfungsi untuk ntuk berinteraksi dengan hardware eksternal (misal Printer), sekaligus untuk mengontrol mereka.

Edisi-Edisi pada Windows Vista :
1. Windows Vista Starter
Mirip seperti Windows XP Starter Edition. Edisi ini masih berteknologi 32-bit dan dibatasi untuk area lokal, terutama sebagai alternatif legal ketimbang penggunaan kopi bajakan. Pengguna edisi ini akan sangat dibatasi pemakaiannya, misalnya hanya bisa untuk memakai tiga program sekaligus dalam satu waktu, pembatasan koneksi jaringan, dan physical memory dibatasi hanya hingga 256MB.
2. Windows Vista Home Basic
Seperti Windows XP Home Edition,dengan teknologi 64-bit, fiturnya juga bertambah banyak. Tetapi tidak sebanyak edisi yang lain. Home Basic ditujukan bagi pengguna rumahan yang tidak memerlukan fasilitas lebih tinggi. Tema "Aero Glass" dengan efek transparan juga tidak akan termasuk dalam Edisi ini. Home Basic hanya mendukung hingga 8GB physical memory.
3. Windows Vista Home Premium
Didasari Windows Vista Home Basic, edisi ini memiliki tambahan dukungan fitur-fitur lebih tinggi yang ditujukan untuk segmen pengguna rumahan, seperti dukungan HDTV dan pembuatan menu DVD. Tambahan lainnya adalah games yang lebih banyak, dukungan untuk komputer tablet dan mobile, sistem enkripsi file, serta aplikasi manajemen foto. Edisi ini mirip dengan Windows XP Media Center Edition dan Tablet PC Edition. Home Premium mendukung hingga 16GB physical memory.
4. Windows Vista Busines
Sebanding dengan Windows XP Professional, dan ditunjukan untuk pengguna bisnis. Fitur Media Center yang ada dalam Home Premium tidak dimasukkan dalam edisi ini, tetapi memiliki fasilitas IIS web server, dukungan faksimili, offline files, dukungan dual physical processor, remote desktop, kolaborasi P2P dan mampu menangani hingga 128 GB memori. Aktivasi produk tidak diperlukan untuk edisi ini.
5. Windows Vista Enterprise
Edisi ini ditujukan untuk segmen enterprise, dan merupakan edisi tingkat tinggi dari edisi Business. Fitur-fitur tambahannya di antaranya adalah versi sesi-tunggal dari Virtual PC, dukungan antarmuka multibahasa, BitLocker Drive Encryption, dan dukungan untuk aplikasi UNIX. Edisi ini tidak akan tersedia melalui saluran retail ataupun OEM, melainkan melalui Microsoft Software Assurance.
6. Windows Vista Ultimate
Edisi ini menggabungkan seluruh fitur-fitur Home, Premium, dan Enterprise. Dalam edisi ini juga ditambahkan dukungan pembuatan podcast (yang dialihbahasakan oleh Microsoft menjadi "blogcasting"), program peningkat-kinerja game (WinSAT), fasilitas DVD ripping, dan layanan online khusus untuk media yang dapat diunduh, serta opsi layanan pelanggan tambahan lainnya. Edisi Ultimate ditujukan sebagai edisi Vista yang paling impresif, ditujukan bagi para pengguna high-end, pemain game, para profesional multimedia, serta para pecandu PC. Seperti edisi Business dan Enterprise, aktivasi produk juga tidak diperlukan.

Kekurangan Windows Vista :
1. Vista mensyaratkan spesifikasi piranti keras yang tinggi.
2. Beberapa aplikasi tidak compatible di Vista.
3. Vista memiliki ukuran source code yang besar sehingga menyita banyak ruang di memori. Hal ini menyebabkan lambatnya kinerja Vista.
4. Microsoft tidak memasarkan Vista secara maksimal.

Kelebihan Windows Vista :
1. Tampilan Vista yang bagus dan menarik.
2. Video dapat menjadi wallpaper.
3. Lebih cepat dalam menjalankan program (jika menggunakan memori besar karena sistem di Vista dimutakhirkan dengan algoritma efisien dalam menjalankan aplikasi).
4. Keamanan yang lebih baik.
5. Lebih mudah dalam mengakses data.
6. Mendukung partisi hard disk secara virtualisasi.

Referensi :
1. http://id.wikipedia.org/wiki/Windows_Vista (diakses 19 Februari 2011)
2. http://www.kikil.org/forum/showthread.php?tid=40204 (diakses 20 Februari 2011)
3. http://www.tempointeraktif.com/hg/it/2007/01/03/brk,20070103-90518,id.html (diakses 20 Februari 2011)
4. http://indo-comunity.blogspot.com/2011/01/kelemahan-kelebihan-windows-vista.html (diakses 20 Februari 2011)
5. http://novitazzblog.blogspot.com/2009/11/kekurangan-dan-kelebihan-windows-vista.html (diakses 20 Februari 2011)
Read More »»  

Sistem Informasi Manufaktur

0 komentar
1. Pada sistem informasi manufaktur, subsistem yang menjelaskan operasi manufaktur internal adalah:
Subsistem industrial engineering

2. Subsistem output manufaktur yang mengukur waktu dengan menelusuri arus kerja dari satu langkah ke langkah berikutnya
Subsistem produksi

3. Pada sistem informasi manufaktur yang mengumpulkan data kegiatan pekerja manufaktur dan sumber daya mesin ketika bahan baku diubah menjadi produk akhir adalah:
Sistem informasi akuntansi

4. Subsistem output manufaktur yang mengukur volume kegiatan produksi pada saat bahan mentah diproses menjadi barang jadi adalah:
Subsistem persediaan

5.Pada sistem informasi manufaktur, aplikasi yang digunakan untuk sistem produk fisik dan konseptual adalah:
CIM ( Computer Integrated Manufacturing)


*****

1. Kegiatan yang dilakukan pada subsistem intelijen manufaktur adalah:
Mengumpulkan data pemasok dan serikat pekerja

2. Metode dengan pendekatan proaktif yang mengidentifikasi material yang akan diperlukan, jumlah material, dan tanggal yang diperlukannya adalah:
MRP (Material Requirements Panning)

3. Subsistem kualitas pada sistem informasi manufaktur mengukur kualitas pada saat:
Menerima bahan mentah, proses produksi, dan barang jadi sebelum meninggalkan pabrik

4. Pada subsistem Persediaan, metode untuk menyeimbangkan biaya penyimpanan persediaan dengan biaya ketidak efisienan produksi adalah:
EMQ (Economic Manufacturing Quantity)

5.Pada subsistem Persediaan, metode untuk menyeimbangkan biaya pemeliharaan dan pembelian serta mengidentifikasi biaya kombinasi terendah adalah:
EOQ (Economic Order Quantity)
Read More »»  

KASUS : “KEHILANGAN” KURSI

0 komentar
Sebuah organisasi manufacturing yang mempunyai karyawan sekitar 270 orang mempekerjakan seorang manajer pabrik baru dengan maksud untuk mengurangi biaya-biaya produksi, meningkatkan kualitas produk, dan memperbaiki produktivitas karyawan. Pekerjaan adalah melelahkan dan kondisi-kondisi pekerjaan sangat tidak menyenangkan. Ini terutama disebabkan oleh panas dan debu yang ditimbulkan oleh proses produksi. Hari kerja dibagi menjadi 3 shift, dimana lama waktu setiap shift adalah 8 jam, tanpa waktu makan yang ditetapkan secara eksplisit. Para karyawan biasanya membeli minuman dan makanan dari warung-warung di sekitar pabrik dan minum atau makan sambil bekerja. Teknisi keamanan pabrik mengemukakan bahwa gang-gang yang digunakan untuk lalu lintas truk-truk pengangkut barang sering terhambat atau terganggu oleh lalu lalang para karyawan yang memerlukan dan membeli minuman dan makanan. Manajer baru mengambil keputusan untuk membangun sebuah cafeteria untuk mengurangi bahaya keamanan ini dan untuk memberikan kepada para karyawan suatu tempat makan jauh dari proses produksi yang tidak menyenangkan.

Setelah bangunan diselesaikan, para karyawan mulai makan di cafeteria seperti yang diharapkan. Bagaimanapun juga, meninggalkan lokasi pekerjaan menunjukkan secara implisit adanya periode istirahat untuk makan bagi para karyawan. Waktu yang dihabiskan para karyawan untuk keperluan tersebut tentunya naik secara menyolok dan sebagai akibatnya terjadi penurunan produktivitas. Manajer pabrik kemudian memutuskan bahwa untuk menghindari para karyawan mondar-mandir ke cafeteria, dia akan memindahkan kursi-kursi. Para karyawan marah karena “kenyamanan” yang selama ini mereka rasakan telah diambil. Konsultan pengembangan organisasi (organization development), setelah diperkenalkan, memperoleh informasi dari serangkaian wawancara bahwa para karyawan tidak pernah menginginkan cafeteria. Mereka sesungguhnya menginginkan lokasi yang lebih aman dari truk-truk pengangkut barang.

*Kesalahan-kesalahan pokok yang dibuat manajemen dalam proses perubahan tersebut adalah tidak adanya pendekatan terlebih dahulu kepada para karyawan sebelum mengambil suatu keputusan. Seharusnya pihak manajemen membuat suatu survei terhadap beberapa orang karyawannya. Dari survei tersebut dapat diambil suatu solusi yang terbaik untuk semua pihak. Selain itu, pihak manajemen dinilai terlalu tergesa-gesa dalam mengambil suatu keputusan. Pada jangka waktu yang relatif singkat, pihak manajer membuat cafeteria dan tak lama kemudian “menutup” nya. Hal ini menunjukkan bahwa pihak manajemen tidak tanggap terhadap keadaan yang dialami para karyawannya, yang sebenarnya tidak menginginkan hal itu.
Read More »»  

Pentingnya Komunikasi

0 komentar
Istilah komunikasi berasal dari bahasa Inggris (communication). Secara etimologis, berasal dari bahasa Latin (communicates). Perkataan ini bersumber pada kata communis. Kata communis memiliki makna ‘berbagi’ atau ‘menjadi milik bersama’, yaitu suatu usaha yang memiliki tujuan untuk kebersamaan atau kesamaan makna. Komunikasi secara terminologis merupakan adanya proses penyampaian suatu pernyataan oleh seseorang kepada orang lain. Merujuk pada pengertian ini, yang terlibat dalam komunikasi adalah manusia.

Komunikasi menjadi salah satu kegiatan yang tidak dapat dipisahkan dari kehidupan manusia. Tanpa komunikasi, manusia tidak dapat melaksanakan kegiatannya dengan sempurna. Hampir, bahkan semua kegiatan yang dilakukan manusia harus didahulukan dengan komunikasi. Bisa kita bayangkan bila dunia ini tanpa komunikasi. Dunia ini akan sepi, bahkan kacau balau karena seluruh kegiatan yang dilakukan manusia tidak terorganisasi dengan baik.

Salah satu contoh pentingnya komunikasi dalam kehidupan manusia adalah di dunia pendidikan. Jika seorang guru tidak berkomunikasi dengan muridnya, bagaimana murid bisa tahu ilmu yang akan disampaikan. Bisa saja si murid mengetahui ilmu itu dari sumber lain, misalnya buku, tapi alangkah lebih sempurnanya jika ilmu itu bisa dikomunikasikan dengan baik oleh guru.

Contoh lain adalah di dunia transportasi. Ketika seorang pilot ingin mendaratkan pesawatnya, ia harus berkomunikasi dengan menara pengawas yang ada di bandara tujuannya agar bisa mendarat dengan aman dan sempurna. Bisa dibayangkan jika pilot tidak melakukan komunikasi dengan menara pengawas bandara. Bisa saja pesawat menabrak pesawat lain. Atau ketika seorang masinis ingin lewat disalah satu pintu perlintasan kereta api. Ketika itu, masinis harus berkomunikasi dengan penjaga pintu perlintasan agar tidak ada satu pun kendaraan atau orang yang lewat. Jika hal itu tidak dilakukan, banyak korban yang akan berjatuhan.

Oleh karena itu, komunikasi sangat penting di kehidupan kita. Karena komunikasi membantu kita menjalankan tugas dengan baik dan sempurna. Dengan kata lain, komunikasi adalah salah satu bagian terpenting yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan kita sampai kapan pun.
Read More »»  

Pentingnya Kepemimpinan

0 komentar
Dalam Ensiklopedi Umum halaman 549, kata “kepemimpinan” ditafsirkan sebagai hubungan yang erat antara seorang dan sekelompok manusia karena adanya kepentingan bersama. Hubungan itu ditandai oleh tingkah laku yang tertuju dan terbimbing dari seorang manusia itu. Manusia taua orang ini biasanya disebut yang memimpin atau pemimpin, sedangkan kelompok manusia yang mengikutinya disebut yang dipimpin.

Kepemimpinan sangat penting dalam kehidupan kita, terutama dalam kehidupan berkelompok atau bernegara. Bayangkan jika suatu kelompok atau suatu negara tidak mempunyai seorang pemimpin. Mereka akan bingung kemana tujuan atau ideologinya akan dibawa. Bahkan mungkin ada beberapa orang yang merasa mereka memimpin atau dominan. Hal itu harus dihindari dalam suatu kelompok atau negara. Karena itu akan menimbulkan perpecahan yang akan menghancurkan kelompok atau negara itu.

Salah satu contohnya adalah di negara kita, yaitu Indonesia. Kepemimpinan tertinggi berada di tangan presiden. Segala keputusan tertinggi hanya berhak diambil oleh presiden, kecuali dalam saat-saat tertentu. Bayangkan jika negara kita tidak mempunyai seorang pemimpin. Pasti negara kita akan kacau balau. Keputusan-keputusan penting tidak dapat diambil. Masalah juga tidak akan terselesaikan. Apalagi jika banyak orang yang mengaku dirinya adalah seorang pemimpin. Kita akan kebingungan, perintah siapakah yang harus kita patuhi.

Kepemimpinan yang baik, akan menghasilkan kelompok atau negara yang baik. Sedangkan kepemimpinan yang buruk, akan menghasilkan kelompok atau negara yang buruk. Oleh karena itu, mulai sekarang kita harus belajar menjadi seorang pemimpin. Tidak usah memimpin kelompok atau negara, tapi mulailah untuk memimpin diri kita sendiri.
Read More »»  

Makalah Organisasi dan Konflik

1 komentar
Organisasi (Yunani: ὄργανον, organon - alat) adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah unt tujuan bersama.
Dalam ilmu-ilmu sosial, organisasi dipelajari oleh periset dari berbagai bidang ilmu, terutama sosiologi, ekonomi, ilmu politik, psikologi, dan manajemen. Kajian mengenai organisasi sering disebut studi organisasi (organizational studies), perilaku organisasi (organizational behaviour), atau analisa organisasi (organization analysis).

Terdapat beberapa teori dan perspektif mengenai organisasi, ada yang cocok sama satu sama lain, dan ada pula yang berbeda. Organisasi pada dasarnya digunakan sebagai tempat atau wadah dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut.
• Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
• James D. Mooney mengemukakan bahwa organisasi adalah bentuk setiap perserikatan manusia untuk mencapai tujuan bersama.
• Chester I. Bernard berpendapat bahwa organisasi adalah merupakan suatu sistem aktivitas kerja sama yang dilakukan oleh dua orang atau lebih.
• Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.

Sebuah organisasi dapat terbentuk karena dipengaruhi oleh beberapa aspek seperti penyatuan visi dan misi serta tujuan yang sama dengan perwujudan eksistensi sekelompok orang tersebut terhadap masyarakat. Organisasi yang dianggap baik adalah organisasi yang dapat diakui keberadaannya oleh masyarakat disekitarnya, karena memberikan kontribusi seperti; pengambilan sumber daya manusia dalam masyarakat sebagai anggota-anggotanya sehingga menekan angka pengangguran
Orang-orang yang ada di dalam suatu organisasi mempunyai suatu keterkaitan yang terus menerus. Rasa keterkaitan ini, bukan berarti keanggotaan seumur hidup. Akan tetapi sebaliknya, organisasi menghadapi perubahan yang konstan di dalam keanggotaan mereka, meskipun pada saat mereka menjadi anggota, orang-orang dalam organisasi berpartisipasi secara relatif teratur.

Dalam berorganisasi setiap individu dapat berinteraksi dengan semua struktur yang terkait baik itu secara langsung maupun secara tidak langsung kepada organisasi yang mereka pilih. Agar dapat berinteraksi secara efektif setiap individu bisa berpartisipasi pada organisasi yang bersangkutan. Dengan berpartisipasi setiap individu dapat lebih mengetahui hal-hal apa saja yang harus dilakukan.
Pada dasarnya partisipasi didefinisikan sebagai keterlibatan mental atau pikiran dan emosi atau perasaan seseorang di dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan.
Keterlibatan aktif dalam berpartisipasi, bukan hanya berarti keterlibatan jasmaniah semata. Partisipasi dapat diartikan sebagai keterlibatan mental, pikiran, dan emosi atau perasaan seseorang dalam situasi kelompok yang mendorongnya untuk memberikan sumbangan kepada kelompok dalam usaha mencapai tujuan serta turut bertanggung jawab terhadap usaha yang bersangkutan.

Menuruth Keith Davis ada tiga unsur penting partisipasi:
1. Unsur pertama, bahwa partisipasi atau keikutsertaan sesungguhnya merupakan suatu keterlibatan mental dan perasaan, lebih daripada semata-mata atau hanya keterlibatan secara jasmaniah.
2. Unsur kedua adalah kesediaan memberi sesuatu sumbangan kepada usaha mencapai tujuan kelompok. Ini berarti, bahwa terdapat rasa senang, kesukarelaan untuk membantu kelompok.
3. Unsur ketiga adalah unsur tanggung jawab. Unsur tersebut merupakan segi yang menonjol dari rasa menjadi anggota. Hal ini diakui sebagai anggota artinya ada rasa “sense of belongingness”.

Keith Davis juga mengemukakan jenis-jenis partisipasi, yaitu sebagai berikut:
1. Pikiran (psychological participation)
2. Tenaga (physical partisipation)
3. Pikiran dan tenaga
4. Keahlian
5. Barang
6. Uang

Agar suatu partisipasi dalam organisasi dapat berjalan dengan efektif, membutuhkan persyaratan-persyaratan yang mutlak, yaitu:
• Waktu. Untuk dapat berpatisipasi diperlukan waktu. Waktu yang dimaksudkan disini adalah untuk memahamai pesan yang disampaikan oleh pemimpin. Pesan tersebut mengandung informasi mengenai apa dan bagaimana serta mengapa diperlukan peran serta.
• Bilamana dalam kegiatan partisipasi ini diperlukan dana perangsang, hendaknya dibatasi seperlunya agar tidak menimbulkan kesan “memanjakan”, yang akan menimbulkan efek negatif.
• Subyek partisipasi hendaknya relevan atau berkaitan dengan organisasi dimana individu yang bersangkutan itu tergabung atau sesuatau yang menjadi perhatiannnya.
• Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk berpartisipasi, dalam arti kata yang bersangkutan memiliki luas lingkup pemikiran dan pengalaman yang sama dengan komunikator, dan kalupun belum ada, maka unsur-unsur itu ditumbuhkan oleh komunikator.
• Partisipasi harus memiliki kemampuan untuk melakukan komunikasi timbal balik, misalnya menggunakan bahasa yang sama atau yang sama-sama dipahami, sehingga tercipta pertukaran pikiran yang efektif atau berhasil.
• Para pihak yang bersangkutan bebas di dalam melaksanakan peran serta tersebut sesuai dengan persyaratan yang telah ditentukan.
• Bila partisipasi diadakan untuk menentukan suatu kegiatan hendaknya didasarkan kepada kebebasan dalam kelompok, artinya tidak dilakukan pemaksaan atau penekanan yang dapat menimbulkan ketegangan atau gangguan dalam pikiran atau jiwa pihak-pihak yang bersangkutan. Hal ini didasarkan kepada prisnsip bahwa partisipasi adalah bersifat persuasif.
Partisipasi dalam organisasi menekankan pada pembagian wewenang atau tugas-tugas dalam melaksanakan kegiatannya dengan maksud meningkatkan efektif tugas yang diberikan secara terstruktur dan lebih jelas.

Bentuk-bentuk organisasi:
1. Organisasi politik
2. Organisasi sosial
3. Organisasi mahasiswa
4. Organisasi olahraga
5. Organisasi sekolah
6. Organisasi negara




Dikutip dari :
http://id.wikipedia.org/wiki/Organisasi




Konflik berasal dari kata kerja Latin configere yang berarti saling memukul. Secara sosiologis, konflik diartikan sebagai suatu proses sosial antara dua orang atau lebih (bisa juga kelompok) dimana salah satu pihak berusaha menyingkirkan pihak lain dengan menghancurkannya atau membuatnya tidak berdaya.
Konflik dilatarbelakangi oleh perbedaan ciri-ciri yang dibawa individu dalam suatu interaksi. perbedaan-perbedaan tersebut diantaranya adalah menyangkut ciri fisik, kepandaian, pengetahuan, adat istiadat, keyakinan, dan lain sebagainya. Dengan dibawasertanya ciri-ciri individual dalam interaksi sosial, konflik merupakan situasi yang wajar dalam setiap masyarakat dan tidak satu masyarakat pun yang tidak pernah mengalami konflik antar anggotanya atau dengan kelompok masyarakat lainnya, konflik hanya akan hilang bersamaan dengan hilangnya masyarakat itu sendiri.
Konflik bertentangan dengan integrasi. Konflik dan Integrasi berjalan sebagai sebuah siklus di masyarakat. Konflik yang terkontrol akan menghasilkan integrasi. sebaliknya, integrasi yang tidak sempurna dapat menciptakan konflik.

Ada beberapa pengertian konflik menurut beberapa ahli.
1. Menurut Taquiri dalam Newstorm dan Davis (1977), konflik merupakan warisan kehidupan sosial yang boleh berlaku dalam berbagai keadaan akibat daripada berbangkitnya keadaan ketidaksetujuan, kontroversi dan pertentangan di antara dua pihak atau lebih pihak secara berterusan.
2. Menurut Gibson, et al (1997: 437), hubungan selain dapat menciptakan kerjasama, hubungan saling tergantung dapat pula melahirkan konflik. Hal ini terjadi jika masing – masing komponen organisasi memiliki kepentingan atau tujuan sendiri – sendiri dan tidak bekerja sama satu sama lain.
3. Menurut Robbin (1996), keberadaan konflik dalam organisasi dalam organisasi ditentukan oleh persepsi individu atau kelompok. Jika mereka tidak menyadari adanya konflik di dalam organisasi maka secara umum konflik tersebut dianggap tidak ada. Sebaliknya, jika mereka mempersepsikan bahwa di dalam organisasi telah ada konflik maka konflik tersebut telah menjadi kenyataan.
4. Dipandang sebagai perilaku, konflik merupakan bentuk minteraktif yang terjadi pada tingkatan individual, interpersonal, kelompok atau pada tingkatan organisasi (Muchlas, 1999). Konflik ini terutama pada tingkatan individual yang sangat dekat hubungannya dengan stres.
5. Menurut Minnery (1985), Konflik organisasi merupakan interaksi antara dua atau lebih pihak yang satu sama lain berhubungan dan saling tergantung, namun terpisahkan oleh perbedaan tujuan.
6. Konflik dalam organisasi sering terjadi tidak simetris terjadi hanya satu pihak yang sadar dan memberikan respon terhadap konflik tersebut. Atau, satu pihak mempersepsikan adanya pihak lain yang telah atau akan menyerang secara negatif (Robbins, 1993).
7. Konflik merupakan ekspresi pertikaian antara individu dengan individu lain, kelompok dengan kelompok lain karena beberapa alasan. Dalam pandangan ini, pertikaian menunjukkan adanya perbedaan antara dua atau lebih individu yang diekspresikan, diingat, dan dialami (Pace & Faules, 1994:249).
8. Konflik dapat dirasakan, diketahui, diekspresikan melalui perilaku-perilaku komunikasi (Folger & Poole: 1984).
9. Konflik senantisa berpusat pada beberapa penyebab utama, yakni tujuan yang ingin dicapai, alokasi sumber – sumber yang dibagikan, keputusan yang diambil, maupun perilaku setiap pihak yang terlibat (Myers,1982:234-237; Kreps, 1986:185; Stewart, 1993:341).
10. Interaksi yang disebut komunikasi antara individu yang satu dengan yang lainnya, tak dapat disangkal akan menimbulkan konflik dalam level yang berbeda – beda (Devito, 1995:381)

Menurut Dahrendorf, konflik dibedakan menjadi 4 macam :
• konflik antara atau dalam peran sosial (intrapribadi), misalnya antara peranan-peranan dalam keluarga atau profesi (konflik peran (role))
• konflik antara kelompok-kelompok sosial (antar keluarga, antar gank).
• konflik kelompok terorganisir dan tidak terorganisir (polisi melawan massa).
• konflik antar satuan nasional (kampanye, perang saudara)
• konflik antar atau tidak antar agama
• konflik antar politik.

Faktor penyebab konflik:
• Perbedaan individu, yang meliputi perbedaan pendirian dan perasaan.
Setiap manusia adalah individu yang unik. Artinya, setiap orang memiliki pendirian dan perasaan yang berbeda-beda satu dengan lainnya. Perbedaan pendirian dan perasaan akan sesuatu hal atau lingkungan yang nyata ini dapat menjadi faktor penyebab konflik sosial, sebab dalam menjalani hubungan sosial, seseorang tidak selalu sejalan dengan kelompoknya. Misalnya, ketika berlangsung pentas musik di lingkungan pemukiman, tentu perasaan setiap warganya akan berbeda-beda. Ada yang merasa terganggu karena berisik, tetapi ada pula yang merasa terhibur.
• Perbedaan latar belakang kebudayaan sehingga membentuk pribadi-pribadi yang berbeda.
Seseorang sedikit banyak akan terpengaruh dengan pola-pola pemikiran dan pendirian kelompoknya. Pemikiran dan pendirian yang berbeda itu pada akhirnya akan menghasilkan perbedaan individu yang dapat memicu konflik.
• Perbedaan kepentingan antara individu atau kelompok.
Manusia memiliki perasaan, pendirian maupun latar belakang kebudayaan yang berbeda. Oleh sebab itu, dalam waktu yang bersamaan, masing-masing orang atau kelompok memiliki kepentingan yang berbeda-beda. Kadang-kadang orang dapat melakukan hal yang sama, tetapi untuk tujuan yang berbeda-beda. Sebagai contoh, misalnya perbedaan kepentingan dalam hal pemanfaatan hutan. Para tokoh masyarakat menanggap hutan sebagai kekayaan budaya yang menjadi bagian dari kebudayaan mereka sehingga harus dijaga dan tidak boleh ditebang. Para petani menbang pohon-pohon karena dianggap sebagai penghalang bagi mereka untuk membuat kebun atau ladang. Bagi para pengusaha kayu, pohon-pohon ditebang dan kemudian kayunya diekspor guna mendapatkan uang dan membuka pekerjaan. Sedangkan bagi pecinta lingkungan, hutan adalah bagian dari lingkungan sehingga harus dilestarikan. Di sini jelas terlihat ada perbedaan kepentingan antara satu kelompok dengan kelompok lainnya sehingga akan mendatangkan konflik sosial di masyarakat. Konflik akibat perbedaan kepentingan ini dapat pula menyangkut bidang politik, ekonomi, sosial, dan budaya. Begitu pula dapat terjadi antar kelompok atau antara kelompok dengan individu, misalnya konflik antara kelompok buruh dengan pengusaha yang terjadi karena perbedaan kepentingan di antara keduanya. Para buruh menginginkan upah yang memadai, sedangkan pengusaha menginginkan pendapatan yang besar untuk dinikmati sendiri dan memperbesar bidang serta volume usaha mereka.
• Perubahan-perubahan nilai yang cepat dan mendadak dalam masyarakat.
Perubahan adalah sesuatu yang lazim dan wajar terjadi, tetapi jika perubahan itu berlangsung cepat atau bahkan mendadak, perubahan tersebut dapat memicu terjadinya konflik sosial. Misalnya, pada masyarakat pedesaan yang mengalami proses industrialisasi yang mendadak akan memunculkan konflik sosial sebab nilai-nilai lama pada masyarakat tradisional yang biasanya bercorak pertanian secara cepat berubah menjadi nilai-nilai masyarakat industri. Nilai-nilai yang berubah itu seperti nilai kegotongroyongan berganti menjadi nilai kontrak kerja dengan upah yang disesuaikan menurut jenis pekerjaannya. Hubungan kekerabatan bergeser menjadi hubungan struktural yang disusun dalam organisasi formal perusahaan. Nilai-nilai kebersamaan berubah menjadi individualis dan nilai-nilai tentang pemanfaatan waktu yang cenderung tidak ketat berubah menjadi pembagian waktu yang tegas seperti jadwal kerja dan istirahat dalam dunia industri. Perubahan-perubahan ini, jika terjadi seara cepat atau mendadak, akan membuat kegoncangan proses-proses sosial di masyarakat, bahkan akan terjadi upaya penolakan terhadap semua bentuk perubahan karena dianggap mengacaukan tatanan kehidupan masyarakat yang telah ada.

Sumber-sumber konflik:
• Faktor komunikasi (communication factors)
• Faktor struktur tugas maupun struktur organisasi (job structure or organization)
• Faktor yang bersifat personal (personal factors)
• Faktor lingkungan (environmental factors)

Metode penyelesaian konflik:
• Dominasi dan penekanan
• Kompromi
• Pemecahan masalah integratif





Dikutip dari :
http://id.wikipedia.org/wiki/Konflik

http://www.google.com/url?sa=t&source=web&cd=1&ved=0CBUQFjAA&url=http%3A%2F%2Fluluk.staff.gunadarma.ac.id%2FDownloads%2Ffiles%2F9031%2FPertemuan%2Bkeduabelas.ppt&rct=j&q=konflik%20organisasi&ei=vGPVTJSpBomlccy05a4L&usg=AFQjCNEQPXb-0TxNy0_coi6bFnwrAyEOTA&sig2=Whzqqm5quHXBIYaxGRxTRg&cad=rja

http://www.google.com/url?sa=t&source=web&cd=3&ved=0CCMQFjAC&url=http%3A%2F%2Fherwanparwiyanto.staff.uns.ac.id%2Ffiles%2F2010%2F03%2Fkonflik-organisasi.ppt&rct=j&q=konflik%20organisasi&ei=vGPVTJSpBomlccy05a4L&usg=AFQjCNFf4g5pLHVO4mkOLak_BaIfzPhicw&sig2=wzPoIQ5dVYgsKiOpEJ9OxQ&cad=rja
Read More »»